Koperasi Simpan Pinjam

RAT 2012

RAT 2012

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi merupakan badan usaha yang berazaskan orang banyak, dari anggota oleh anggota dan untuk anggota dan kemajuan bangsa umumnya.

Jika semua komponen bangsa mau bekerjasama saling bahu membahu melalui koperasi secara otomatis bangsa ini akan menjadi syurganya dunia karena pada prinsipnya, bangsa Indonesia makmur bahkan sangat makmur, pasarnya luas sumbernya atau comoditinya cukup bahkan tidak terbatas, tapi kenapa bisa menjadi sapi perahan bagi bangsa lain, contoh yang sangat sederhana saja Indonesia tanah subur, lahannya membujur dari sabang sampai merauke tapi urusan kacang kedelai saja kita bergantung pada Amerika, Australia bahkan sebelumnya beras juga di import dan dibayar dengan pesawat buatan PT Dirgantara (Ex. Nurtanio) sampai tusukan gigipun jika kita makan di rumah makan merk dagangnya dari luar.

Tapi alhamdulillah pemerintah mulai tersadar dengan digodoknya undang undang tentang koperasi yang baru akan memberi angin segar dan kami yakin koperasi akan menggeliat sehingga bisa menjadi leading di kancah bisnis, pada bulan Oktober 2012 kemaren, dari 3000 koperasi setingkat nasional hanya 30 koperasi yang diundang salah satunya koperasi PS Merpati di undang untuk sosialisasi undang undang yang baru yang dipaparkan langsung oleh Bapak Deputi Menteri Koperasi dan UKM walaupun belum disahkan oleh DPR, tapi sudah mulai tersingkap bahwa Koperasi sekarang Simpanan Anggotanya dijamin oleh Pemerintah dan peredaran uangnya dimonitoring oleh Instrumen moneter negara. 

Insya Allah dengan adanya penjaminan simpanan anggota koperasi oleh pemerintah mudah-mudahan koperasi ke depannya bisa berkembang dengan pesat di tanah air, karena koperasi milik anggota jadi kalau untungpun akan dibagikan ke anggota beda dengan lembaga keuangan lainnya kalau untung nasabahnya tidak akan mendapat keuntungan bahkan yang ada uang nasabah dibawa kabur ke luar negeri, sehingga merugikan rakyat lagi akibatnya.

Pada undang undang yang baru ada beberapa hal yang dapat kami sampaikan disini seperti perizinan dimana koperasi simpan pinjam saat ini izinya harus tersendiri, koperas diperkenankan menerbitkan surat berharga kepada anggota untuk penambahan modal, iuran wajib anggota dirubah menjadi setoran wajib dimana setoran ini tidak diperkenankan untuk ditarik oleh anggota kecuali jika koperasi tersebut bubar, hak suara hanya dimiliki oleh anggota yang memegang surat berharga yang diterbitkan sebagai sertifikat permodalan koperasi, koperasi harus menerapkan persus tentang manajemen resiko, koperasi membayar iuran kepada pemerintah melalui badan yang ditunjuk sebagai penjamin simpanan anggota, pengelolanya harus mengantongi sertifikat yang di keluarkan oleh pemerintah dibawah departemen koperasi dan ukm.

Comments are closed.